KONGRES DESA MEMBANGUN INDONESIA (DMI), Jakarta 14 Desember 2015 – perdesaansehat.com

Kongres Desa Tahun 2015, Membahas semua gagasan tentang Pembangunan Desa Yang Harus Dipastikan Konsistensinya, Baik Semangat maupun Operasionalisasi kebijakan inplementasi UU No 6 Tahun 2014 Tentang Desa. 9 Konsensus Strategis Dan Rekomondasi “ROAD MAP bagi pencapaian sasaran strategis Jangka Menengah tahun 2019 pengentasan 5000 Desa Tertinggal dan Mewujudkan 2000 Desa Mandiri, serta sasaran strategis jangka panjang tahun 2035 mewujudkan 9 Tujuan UU Desa”. Hasil Kongres DMI dijadikan bahan utama Rembuk Nasional DMI pada tanggal 15 Desember 2015. Seluruh kegiatan tersebut adalah rangkaian dalam kegiatan Festival Desa Membangun Indonesia, yang secara reguler dilaksnakan oleh Direktorat Pelayanan Sosial Dasar, Dirjend. PPMD, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, sebagai forum Pertanggungjawaban Publik sekaligus forum konsolidasi Pelaku kegiatqn PSD.

Hanibal H.
Direktur Pelayanan Sosial Dasar.

    
    
    
    
 

Ini Sembilan Konsensus Nasional Gerakan Desa Membangun Indonesia

Selasa, 15 Desember 2015 | 22:01 WIB

Kemendesa

Kemendesa

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA — Dalam acara Rembug Nasional 2015, kelompok masyarakat sipil, organisasi profesi, kelompok akademisi, Pemerintah Daerah, Pemerintah desa dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia berkonsensus secara bersama-sama untuk mengawal implementasi UU Desa dengan paradigma Desa Membangun Indonesia.

Desa Membangun Indonesia merupakan suatu gerakan dengan agenda strategis yang dirumuskan oleh Kemendes berdasarkan Tri Sakti dan Catur Sakti. Pada intinya, gerakan ini menegaskan pentingnya keberadaan desa yang bertenaga secara sosial, berdaulat secara politik, bermartabat secara budaya dan mandiri secara ekonomi.

“Desa Membangun Indonesia harus menjadi paradigma dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa,” kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar dalam acara Rembug Nasional tersebut di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (15/12).

Berbagai elemen tersebut berkonsensus berlandaskan pada dasar-dasar sebagai berikut.

Pertama, bahwa pembaruan agraria dan penataan ruang yang berkeadilan harus menjadi landasan kebijakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa.

Kedua, bahwa Pembangunan dan Pemberdayaan masyarakat desa harus berbasis pada keadilan sosial ekologis untuk menjamin keselamatan masyarakat dan keberlanjutan kawasan pedesaan.

Ketiga, bahwa transformasi perekonomian desa harus diwujudkan melalui Lumbung Ekonomi Desa. Yaitu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam produksi, distribusi, dan melindungi sumber daya ekonomi Desa.

Keempat, bahwa partisipasi masyarakat yang berkualitas dan peningkatan kualitas demokrasi desa harus dijaga guna melahirkan kepemimpinan muda desa.

Kelima, bahwa dalam rangka mewujudkan desa inklusi, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa harus memastikan keterlibatan dan memberikan manfaat kepada masyarakat miskin, kaum disabilitas dan kelompok marginal.

Keenam, bahwa pemerintah dan pemerintah daerah harus melaksanakan secara konsisten UU Desa melalui pengakuan, pemajuan dan perlindungan hak-hak masyarakat hukum adat, untuk ditingkatkan menjadi desa adat;

Ketujuh, bahwa pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa harus menjamin akses perempuan desa terhadap sumber daya.

Kedelapan, bahwa pelayanan publik diselenggarakan dalam rangka pemenuhan hak-hak dasar masyarakat Desa.

Kesembilan, bahwa untuk memajukan desa dan masyarakat desa, pemerintah bertanggung jawab terhadap penyediaan dan pemenuhan sistem informasi desa berbasis teknologi informasi secara merata dan berkeadilan.

Rep: c39 / Red: Taufik Rachman

Salam bKejuangan Nusantara Pembangunan Yang Inklusif dan Berkelanjutan

hanibal Hamidi

Diektur Pelayanan Sosial Dasar

Hanibal2464
#HibahDiriTukDesa
Blog; perdesaansehat.com

3 respons untuk ‘KONGRES DESA MEMBANGUN INDONESIA (DMI), Jakarta 14 Desember 2015 – perdesaansehat.com

Add yours

  1. Salam perjuangan desa..pak hanibal yg su hormati sekiranya ada hal yg ingin kami utarakan terkait nasib kegiatan perdesaan sehat yg berjaan yahun 2016 kami telah menandatangani konyrak terhit dr bulan september dan harusnya berakhir dibulan desember ini tetapi kenyataanya seyelah kmi turun kelokasi u melakukan sosialisasi mulai dr tingkat pemda sampai ketingkat desa..hal otu tak terealisasi kami sdh terlanjur membut janji tentng pelatihan tapi trnyata ini tak terjadi..kamu tak enak skali dgn t4 kami bertugas seolah itu hanya pepesan kosong..mohon sekiranya ada penjelasan resmi u kmi. Dr kader reslawan perdesaan sehat sulawesi tenggara kabupaten konawe.

    Suka

    1. maaf ibu, saat ini tanggung jawab pelaksnaan Perdesaan Sehat sudah tidak dibawah tanggung jawab kami lagi tetapi di bawah tanggung jawab Direktorat SDM direktur nya Pak Priyanto… di dirjend PDT. Sedangkan saya saat ini di Dirjend Pembangunan dan Pemberdayaan masyarakat Desa, selaku direktur Pelayanan Sosial Dasar. Saya akan teruskan keluhan ibu pada pak Pri ya. Tks

      Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: