Program Lumbung Ekonomi Desa Hindari Kesenjangan Masyarakat Desa | BERITAEMPAT

http://www.beritaempat.com/program-lumbung-ekonomi-desa-hindari-kesenjangan-masyarakat-desa/

Program Lumbung Ekonomi Desa Hindari Kesenjangan Masyarakat Desa
Direktur Pelayanan Sosial Dasar Kemendes PDTT, Hanibal Hamidi. Foto: Hengki/Beritaempat.
Direktur Pelayanan Sosial Dasar Kemendes PDTT, Hanibal Hamidi. Foto: Hengki/Beritaempat.

Program Lumbung Ekonomi Desa Hindari Kesenjangan Masyarakat Desa

Redaksi Beritaempat 11 mins ago Desa dan DT

Bagikan Ke WhatsApp

Jakarta, Beritaempat – Direktur Pelayanan Sosial Dasar, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Hanibal Hamidi, menyatakan bahwa untuk menghindari sifat individual pada masyarakat desa, maka dihadirkan Lumbung Ekonomi Desa (LED), di mana prinsip utama LED tersebut adalah bersifat kolektif.

“Lumbung Ekonomi Desa ini prinsip utamanya adalah bersifat kolektif, bukan individual, sehingga mencegah desa menjadi sebuah entitas masyarakat yang mengutamakan atau mengejar persaingan, sehingga memunculkan kemajuan yang relatif kurang dapat dipastikan keberadilannya,” ungkap Hanibal, saat ditemui di kantor Kementerian Desa PDTT, Kalibata, Jakarta Selatan (11/3).

Hanibal juga menjelaskan, bahwa sifat individual itu dapat memunculkan terjadinya akumulasi kekayaan pada satu kelompok atau satu keluarga, sehingga menghadirkan kesenjangan yang begitu jauh di tengah masyarakat desa.

“Akan menimbulkan selain kesenjangan, juga kemiskinan-kemiskinan, ketidakberdayaan yang lemah, sehingga menimbulkan sikap membutuhkan terhadap bantuan-bantuan dan lain sebagainya,” paparnya.

Lebih lanjut Hanibal menjelaskan, bahwa kehadiran Lumbung Ekonomi Desa adalah untuk menawarkan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh ditingkat desa. “Pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan di tingkat desa, yang juga berarti akan menghindari kesenjangan yang cukup ekstrim di tingkat desa,” pungkasnya.

Sebagai informasi dijelaskan bahwa LED sendiri merupakan pembangunan yang berbasis pada sumber daya, seperti sumber daya manusia, sumber daya air, sumber daya modal, sosial, dan kultural. (Hengki Lumbantoruan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: