Generasi Sehat dan Cerdas Jangkau 5.754 Desa – perdesaansehat.com

GSC adalah kegiatan dari kesepakatan Kerja sama Pemerintah Amerika serikat melalui MCAI, Pemerintah Australia melalui DFAD, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan serta Kementerian Desa PDTT dalam kegiatan Kesehatan dan Pendidikan di Desa, Khususnya pada isue “Stunting” dan “PAUD Berbasis Desa”, dengan sasaran khusus pada Ibu Hamil, Ibu Menyususi, Bayi, Balita yang tidak terlayani oleh pemerintah dalam hal pemenuhan hak sehat dan hak cerdas di 5.754 Desa, pada 66 Kabupaten Yang status kesehatannya rendah di 11 Provinsi terpilih.

Kerja sama ini difasilitasi oleh Kemeterian Keuangan, Kementerian Bappenas dan World Bank.

Kegiatan GSC sejak tahun 2016 bukan saja sebagai instrumen intervensi, tetapi juga akan berperan sebagai instrumen fasilitasi dan koordinasi pada 15.000 desa sasaran prioritas Integrasi Pembangunan Desa oleh seluruh pihak terkait pada tahun 2016-2017 bagi pencapaian target pengentasan 5000 Desa Tertinggal dan Mewujudkan 2000 Desa Mandiri pada tahun 2019.”

Hanibal H

Minggu, 03 April 2016 | 17:35

Seorang ibu menimbang bayinya di Posyandu Al-Ikhlas pada acara Penguatan Fasilitas Kesehatan untuk Pencegahan Stunting, di Desa Bambu, Mamuju, Sulbar,Rabu (1/4).

Program Generasi Sehat dan Cerdas Jangkau 5.754 Desa

Seorang ibu menimbang bayinya di Posyandu Al-Ikhlas pada acara Penguatan Fasilitas Kesehatan untuk Pencegahan Stunting, di Desa Bambu, Mamuju, Sulbar,Rabu (1/4). (Suara Pembaruan/M Kiblat Said)

Jakarta – Program Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) yang diinisiasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kementerian Desa) telah berhasil menjangkau 5.754 desa di seluruh Indonesia. Program ini memiliki tujuan meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta peningkatan derajat pendidikan generasi muda di desa.

Menteri Desa, Marwan Jafar, mengatakan, GSC merupakan salah satu program prioritas Kemdes dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Untuk bidang kesehatan, kata dia, meliputi pelatihan pada ibu hamil dan menyusui, memberikan perhatian pada makanan dan kesehatan balita, serta pemulihan balita gizi buruk. Sedangkan untuk bidang pendidikan, lanjut Marwan, pihaknya berupaya memperbaiki tingkat pendidikan generasi muda di setiap desa.

“Ada permasalahan minimnya fasilitas pendidikan dan kesehatan di setiap daerah. Lewat program ini, disetiap desa perlu ada satu PAUD, satu TK dan satu SD. Setiap desa yang belum memiliki fasilitas tersebut, didorong untuk menggunakan Dana Desa,” ujar Marwan di Jakarta, Minggu (3/4).

Pada tahun 2015, kata dia, program GSC telah dilaksanakan di 11 Provinsi, diantaranya Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

“Dari 11 provinsi tersebut, program GSC telah menjangkau dan dilaksanakan di 66 kabupaten, 499 kecamatan, serta 5.754 desa,” papar Marwan.

Pelaksanaan program GSC, kata dia, menerapkan strategi pembangunan secara partisipatif, dan berpijak pada pendekatan dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat.

“Selain itu, pogram GSC juga memiliki fasilitator pendamping yang memadukan pendekatan penyadaran, peningkatan kapasitas dan pendayagunaan masyarakat,” tambah Marwan.

Feriawan Hidayat/FER

BeritaSatu.com

http://m.beritasatu.com/kesehatan/358111-program-generasi-sehat-dan-cerdas-jangkau-5754-desa.html

2 respons untuk ‘Generasi Sehat dan Cerdas Jangkau 5.754 Desa – perdesaansehat.com

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: