Dibutuhkan 42 Ribu Tenaga Kesehatan Bagi Desa/daerah Terpencil – perdesaansehat.com

RI Butuh 42 Ribu Tenaga Kesehatan Untuk Daerah Terpencil

RI Butuh 42 Ribu Tenaga Kesehatan Untuk Daerah Terpencil

Kamis, 14 April 2016 08:15 WIB

Jakarta, HanTer – Menteri Kesehatan (Menkes), Nila Djuwita F. Moeloek, menilai perlu adanya penambahan 42.000 tenaga kesehatan (Nakes) untuk disebar ke masing-masing daerah terpencil se-Indonesia.

“Tenaga kesehatan itu seperti dokter, perawat, sanitasi lingkungan, ahli gizi yang sangat minim untuk daerah pelosok, karena banyak lulusan kesehatan yang belum tertarik mengabdi ke daerah terpencil,” ujarnya dikutip Antara, Rabu (13/4/2016).

Nila juga menjanjikan mereka yang mau ke daerah terpencil akan langsung diangkat menjadi pengawai negeri sipil (PNS). “Itu untuk menggugah minat tenaga kesehatan guna mengabdi ke daerah pelosok dan puskesmas. Kami mencatat sebanyak 9.532 puskesmas di Indonesia akan didata jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan. Yang jelas, jumlah petugas kesehatan lingkungan masih sangat kurang dibandingkan dengan profesi kedokteran,” ujarnya.

Ke depannya, untuk memenuhi kekosongan petugas kesehatan lingkungan di masing-masing daerah, kata Menteri Kesehatan, akan mencoba menjaring lulusan dari sekolah perguruan tinggi di Indonesia untuk ikut menjadi petugas sanitarian sukarela di daerah pelosok.

Nila juga meminta kepada Ikatan Dokter Indonesia, Persatuan Perawat Indonesia, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia dan perhimpunan kesehatan lainnya untuk mendata kebutuhan tenaga kesehatan yang diperlukan di daerahnya.

“Upaya ini dilakukan, agar serapan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada mayarakat dapat berjalan optimal. Kita akan petakan dulu jumlah keseluruhan tenaga kesehatan ini sehingga dapat diketahui berapa kebutuhannya,” katanya.

(Arbi)

Salam Kejuangan Nusantara
Desa Membangun Indonesia

Hanibal H
#HibahDiriTukDesa

2 respons untuk ‘Dibutuhkan 42 Ribu Tenaga Kesehatan Bagi Desa/daerah Terpencil – perdesaansehat.com

Add yours

  1. Selamat sore.
    Salam sejahtera untuk kita semua.
    Perkenalkan saya arofani. Saya sangat sangat setuju dan mendukung sekali artikel di atas. Dengan tenakes di tempatkan d plosok dan mereka mendapatkan rewards untuk langsung menjadi PNS.
    Sebenernya banyag sekali tenakes terutama bidan yg minat di tempatkan di plosok-plosok desa. Cuman sekarang itu sangat di sayangkan sekali untuk para bidan yg menjamur tetapi lapangan pekerjaan yg semakin sempit. Banyag rekan” bidan dan perawat yg msh menjadi pengangguran, kalo pun kerja kebanyagan dari mereka hnya di bayar ala kadarnya. Harapan saya untuk pemerintah tolong perluas lapangan kerja kami dan berikan kesejahteraan pada kami para tenakes. Trimakasih atas perhatiannya. Bila ada salah kata saya mohon maaf.

    Suka

    1. Terima kasih atas komitmen, semangat dan masukannya. Saat ini yang utama adalah pengabdian kita atas ilmu yang kita miliki sebagai anugrah yang maha kuasa, yang tidak semua warga NKRI mendapatkan keberkahan tersebut. Bila kita yakin rezeki ditentukan juga oleh pemberi rezeki, yang maha kuasa, maka konsisi apapun terkait situasi pengabdian kita, jalani lah dengan ikhlas, Tuhan tidaak buta atau tuli, yakinlah kehendakNya. Penuhilahan tanggung jawab keilmuan yang kita miliki bagi menolong manusia yang membutuhkan, pasti rezeki penuh makna baik akan kita dapatkan. Amin. Salam

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: