7.300 Desa Diminta Gunakan Dana Desa untuk Cegah Karhutl – perdesaansehat.com

7.300 Desa Diminta Gunakan Dana Desa untuk Cegah Karhutla

Senin, 25 April 2016, 18:28 WIB
Dinda Wulandari

7.300 Desa Diminta Gunakan Dana Desa untuk Cegah KarhutlaKepulan asap akibat pembakaran lahan di kaki Gunung Nilo terlihat dari Desa Sungai Tebal, Lembah Masurai, Merangin, Jambi, Selasa (20/10)./Antara
Kabar24.com, PALEMBANG – Sebanyak 7.300 desa yang rawan kebakaran hutan dan lahan diminta pemerintah menggunakan sebagian dana desa untuk mencegah terjadinya kebakaran pada tahun ini.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar mengatakan pihaknya juga ikut menaruh perhatian besar terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Tanah Air.

“Kurang lebih ada7.300 desa di Indonesia , ini lah yang jadi fokus perhatian pemerintah pada tahun ini,” katanya di sela-sela pembukaan pertemuan nasional lingkungan hidup (PNLH) XII Walhi di Palembang, Senin (25/4/2016).

Marwan mengatakan dana desa yang diterima hingga Rp1,4 miliar untuk satu desa itu bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur pengendalian karhutla.

Salah satunya, kata dia, masyarakat bisa menggunakannya untuk pembangunan kanal, sumur dan sumber air lainnya. Sehingga, Kementerian berharap desa tersebut bisa mengatasi langsung dan tidak kesulitan manakala terjadi kebakaran di daerah itu.

[PR] Mengurangi Sampah Jakarta Dengan Sosial Media? Ini Caranya

“Dana itu digunakan untuk membuat kanal dan menggali sumber air untuk jadi solusi kalau ada kebakaran bisa langsung diatasi,” ujarnya.

Meski mengarahkan pemakaian dana desa untuk pencegahan karhutla, namun pihaknya tidak mengatur berapa besaran dari total dana yang diterima tiap desa. Marwan mengatakan kementerian menyerahkan mekanisme alokasi dana desa sesuai musyawarah desa.

“Kalau masyarakat menghendaki bisa semua ke sana tidak apa, tidak masalah. Yang penting bagaimana di situ melibatkan masyarakat,” katanya.

Lebih jauh, Marwan melanjutkan, pihaknya juga berharap program pencegahan karhutla itu bisa menjadi program padat karya sehingga semua pihak di desa itu terlibat.

Sebelumnya, Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPBN) Sumsel mencatat realisasi dana desa Triwulan I Tahun 2016 sebesar Rp451 miliar atau 25,32%.

Kontribusi realisasi terbesar berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ilir sebesar Rp126 miliar atau 27,94%, dan terkecil dari Kota Prabumulih sebesar Rp7 miliar atau 1,55%.

“Apabila dilihat per kabupaten atau kota, realisasi dana desa Triwulan I Tahun 2016 sebesar 60% yang merupakan realisasi Tahap I hanya ada di 6 Kab/Kota,” kata Kepala Kanwil DJPBN Sumsel Sudarso beberapa waktu lalu.

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Salam Kejuangan Nusantara
Desa Membangun Indonesia

Hanibal H
#HibahDiriTukDesa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: