Mendes Marwan: Dokter Harus Perhatikan Kesehatan Rakyat Desa- perdesaansehat.com

Tepat ! Mendes Marwan: Dokter Harus Perhatikan Kesehatan Rakyat Desa

Arah kebijakan KemenDesa, PDTT bagi pengutamaan pemenuhan hak dasar seluruh warga NKRI di seluruh pelosok desa sebagai amanah Konstitusi UUD 1945 dan amandemennya dalam mencapai Tujuan Bernegara serta bentuk komitmen keberpihakan pada masyarakat desa sesuai mandat UU Desa merupakan misi merah putih yang dipimpin oleh Menteri Desa Kabinet Kerja, Marwan Japar. Semoga sukses, amin – perdesaansehat.com

Hanibal H

Selasa, 10 Mei 2016 Dilihat: 20

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT), Marwan Jafar (Ist)Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT), Marwan Jafar (Ist)

ACEH BESAR- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT), Marwan Jafar minta perkumpulan dokter untuk perhatikan kesehatan desa. Peran serta dokter menurutnya, dapat dilakukan melalui Posyandu, Polindes, dan Poliklinik di perdesaan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Marwan saat meresmikan pencanangan program desa binaan Ikatan Alumni Kedokteran Universitas Syiah Kuala (IAKU) di Desa Blangtingkeum Kemukiman Lamteuba Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar, Minggu (8/5).

“Kami tentu mengapresiasi program IAKU, karena ini adalah utuh upaya kita untuk membangun desa-desa kita. Terimakasih telah membantu mengembangkan desa dengan menggagas desa binaan ini,” ujarnya.

Menteri Marwan mengatakan, kerjasama antara IAKU dan masyarakat dapat dijalankan dengan memanfaatkan dana desa. Di mana, dana desa tahun ini meningkat 125 persen dari sebelumnya yakni dari Rp20,7 Triliun menjadi Rp46,9 Triliun. Sehingga dengan dana tersebut,masing-masing desa akan mendapatkan dana minimal Rp600 juta per desa.

“Dengan dana desa, kita bisa bangun sesuatu. Bisa dibangun jalan, atau irigasi agar sawah-sawah teraliri air dengan maksimal. Atau bisa disatukan dengan program relevan dengan kedokteran, misalnya dengan mengembangkan Posyandu,” ujarnya.

Dana yang masuk ke desa lanjutnya, juga datang dari kementerian lain. Belum lagi alokasi dana desa (ADD) yang dialokasikan dari kabupaten.

“Masing-masibg desa di Aceh besar dapat ADD Rp400 juta – Rp500 juta per desa. Jika ditambah dana desa yang jumlahnya Rp600 juta hingga Rp700 juta, satu desa di Aceh Besar akan mendapatkan dana Rp1 Miliar lebih,” ujarnya

Ketua IAKU, Nasrul Musadir mengatakan, IAKU tergabung dari 2.851 alumni yang berdiri sejak Tahun 1994. IAKU dalam hal ini, ingin menjadi sebuah kekuatan bagi bangsa dan masyarakat yang memiliki daya juang tinggi untuk masyarakat.

Menurutnya, IAKU memiliki Tri Bhakti alumni yakni pertama, bhakti terhadap alamamater, bhakti kepada masyarakat Indonesia, dan bhakti kepada keluarga besar alumni.

“Program desa binaan ini adalah bukti bhakti kami yang ke tiga. Dalam 4 tahun ke depan, kami akan bekerjasama dengan kawasan Lamteuba. Lamteuba punya potensi yang luar biasa, hanya perlu sentuhan,” ujarnya. (Andreas Nur)

Salam Kejuangan Nusantara
Desa Membangun Indonesia

Hanibal H
#HibahDiriTukDesa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: