Sri Mulyani: Masa Depan Bayi terlahir Ditentukan Oleh Pelayanan Kesehatan dan Pendidikannya – perdesaansehat.com

Sri Mulyani: Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan yang baik sangat senjang antar Prov, Desa-Kota, Pendidikan Ortu, Bapak atu Ibukah Kepala keluarganya (yang berpendapatan). – perdesaansehat.com

Selasa, 26/07/2016 11:25 WIB

Sri Mulyani: Kekhawatiran Terbesar Saya Adalah Meningkatnya Ketimpangan di RI

Michael Agustinus – detikFinance

Sri Mulyani: Kekhawatiran Terbesar Saya Adalah Meningkatnya Ketimpangan di RI

Foto: Michael Agustinus
Depok – Dalam ceramahnya di acara Tatap Muka di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok pagi ini, mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani menyoroti makin tingginya kesenjangan ekonomi di Indonesia.

Makin besarnya ketimpangan antara yang kaya dan yang miskin ini tercermin dari indikator kesenjangan (koefisien gini) Indonesia. Pada 2003, koefisien gini masih 30 dan pada 2014 sudah 41.

“Salah satu kekhawatiran terbesar saya adalah meningkatnya ketimpangan di antara masyarakat,” ujar Sri dalam paparannya di Kampus UI, Depok, Selasa (26/7/2016).

Jurang ekonomi yang tinggi akan menghambat pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. “Ketimpangan yang sangat tajam bisa menghambat potensi pertumbuhan jangka panjang Indonesia,” dia menambahkan.

Masalahnya, dia menambahkan, kesenjangan di Indonesia banyak ditentukan oleh hal-hal di luar kendali penderita (yang mengalami ketimpangan). Sepertiga ketimpangan di Indonesia disebabkan oleh 4 faktor pada saat seseorang lahir.

“Yaitu pertama provinsi di mana mereka lahir, kedua apakah tempat lahir itu desa atau kota, ketiga apakah kepala rumah tangganya perempuan, dan keempat tingkat pendidikan orang tuanya,” Sri menyebutkan.

Dengan kata lain, kesenjangan pendapatan bukan sekadar dampak dari ketimpangan semata, tetapi akibat adanya ketimpangan peluang.

“Anak-anak Indonesia yang lahir dengan ketimpangan tersebut akan sulit mengatasi ketimpangan di masa depannya,” ujarnya.

Maka perlu pemerataan agar ketimpangan ini dapat diatasi, terutama pemerataan layanan kesehatan dan pendidikan.

“Cita-cita Indonesia adalah di mana pun bayi itu lahir dia bisa mendapat fasilitas kesehatan dan pendidikan yang sama. Ketidakadilan ini harus diatasi segera,” pungkas Sri.
(ang/ang)

http://m.detik.com/finance/read/2016/07/26/112538/3261326/4/

Salam Kejuangan Nusantara
Desa Membangun Indonesia

Hanibal H
#HibahDiriTukDesa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: