Eko Sandjojo, Menteri Desa, Minggu (18/9) dalam TOT Tenaga Ahli Desa – perdesaansehat.com

Eko Sandjojo, Menteri Desa, Minggu (18/9) dalam TOT Tenaga Ahli Desa


1. Menteri melihat kantong2 kemiskinan tersebar di kawasan perdesaan, banyak warga hidup dlm jerat kemiskinan, bahkan sangat miskin. Kemiskinan mempengaruhi perkembangan fisik dan otak masyarakat desa. Kemendesa mengemban tugas untuk mengurus itu, sehingga program pendampingan desa sangat penting. Melihat kompetensi yang dimiliki oleh para pendamping, menteri optimis tujuan pasti bisa tercapai.

2. Brazil bisa jadi tempat belajar. 30 th yang lalu kondisi ekonomi mereka lebih morat-marit. Brazil pernah alami inflasi hingga 1000 prosen. Namun, Brazil miliki alam tropis (amazon), mereka fokus mengelola argokultur, perternakan, termasuk integrasi industri pengolahan. Kini, Brazil mampu menjelma menjadi kekuatan ekonomi peringkat 5, mengalahkan Prancis dan sejumlah negara maju.


3. Indonesia memiliki modal SDA yang mirip dengan Brazil. Lahan tropis kita no 2 dunia, kita miliki angkatan kerja yg lebih besar dr Brazil. Statistik angkatan kerja jumlahnya lebih besar dibanding usia anak dan manula. Bila revolusi desa bisa berjalan dengan baik, maka desa menjadi titik penanda perubahan itu. Untuk itu, penerapan UU Desa harus serius supaya anggaran desa bisa digunakan untuk pembangunan yg baik. Ambil contoh, DD tiap desa 600-800 jt, ADD tiap desa 800-3 Milyar. Bila anggaran itu dibelanjakan dengan baik akan memicu consumtion impact 5 kali lipat. Ekonomi di desa bergairah
4. Desa itu unik, tapi mereka miliki kesamaan yaitu memiliki jenis pola produksi yang sama, yaitu pertanian. Jumlahnya bisa capai 80% desa, sayang aktivitas itu blm mencapai skala ekonomi yang luas. Desa mampu mencapai skala ekonomi bila mereka mampu kembangkan produk unggulan, mengelola rantai pasok, dan membangun kelola sumberdaya yang terintegrasi.

5. Kerja pemberdayaan desa jangan terjebak pada pendekatan butik, bagus tapi sulit diduplikasi karena mahal dan lama. Kita harus urus 74.450 desa sehingga program harus berdampak luas dan besar. Lakukan 10% job yang impact-nya 90% objektif. Objektifnya apa? Ya mengurangi angka kemiskinan. Kita berhadapan dengan masyarakat tanpa harapan (hopeless) sehingga Kemendesa harus segara beraksi.

6. Program utama Kemendesa
– program berdampak pada 80% yaitu pertanian, ajak desa fokus pada pengembangan produk tertentu —> integrasi farming
– libatkan banyak stakeholder, jangan egosektoral, kembangkan kemampuan merangkul banyak pihak
– kembangkan sarana panen, termasuk industri olahan tingkat desa
– pembangunan ekonomi, sebagian orang sukses bergerak di bisnis bahan baku yang tersebar di desa

7. Caranya
– lihat desa
– tentukan produk unggulan
– yakinkan desa urus produk unggulan
– mobilisasi stakeholder untuk dikuatkan hingga capai skala ekonomi

Salam Kejuangan Nusantara
Desa Membangun Indonesia

Hanibal H
#HibahDiriTukDesa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: