Penting Banget! Jangan Sampai Anak Stunting, Makanan Bumil Tak Bergizi – perdesaansehat.com

Penting Banget! Jangan Sampai Anak Stunting Gara-gara Makanan Ibu Hamil Tak Bergizi

Martha Heriniazwi Dianthi – detikHealth

Penting Banget! Jangan Sampai Anak Stunting Gara-gara Makanan Tak BergiziFoto: thinkstock
Jakarta – Saat ini stunting atau tinggi badan yang kurang menjadi perhatian khusus pemerintah. Terlebih, data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2014 angka kejadian stunting nasional mencapai 37,2 persen pada anak.

“Stunting itu kondisi yang susah dikenali. Kita nggak tahu kan, apakah saya pendek atau tidak,” kata Ir Doddy Izwardy, Direktur Gizi Masyarakat, Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kemenkes dalam sosialisasi pedoman gizi seimbang untuk pendidik dan institusi pendidikan di Sahati Hotel, Ragunan, Jakarta, Rabu (4/5/2016).

Pemberian asupan gizi yang tepat bisa mencegah kondisi tersebut. “Misalnya, Anak Jepang pindah ke Amerika kemudian dia bisa tinggi. Itu disebabkan oleh perubahan makanan tepat yang dikonsumsi oleh anak tersebut,” lanjut Doddy.

Baca juga: Jangan Abaikan Gizi Anak, Risikonya Stunting

Di Indonesia, kasus stunting masih sering ditemui di wilayah Indonesia bagian Timur. Di Nusa Tenggara Timur (NTT), kasus stunting lebih tinggi dibandingkan angka nasional.

“Di NTT lebih dari 50 persen anak menderita stunting,” ungkap ahli gizi klinik dari UGM, Prof dr Hamam Hadi, MS.Sc, SpGK.

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu lama dan kronis.Stunting terjadi sejak bayi dalam kandungan karena saat hamil sang ibu kurang mengonsumsi makanan bergizi.

Untuk mencegah anak stunting lanjut dr Hamam, perlu meningkatkan asupan gizi sesuai kebutuhan pada ibu hamil. Sebab masa keemasan anak dimulai sejak dalam kandungan hingga anak usia dua tahun.

Baca juga: Jangan Disepelekan, Ini Dampak Negatif Stunting Bagi Kognitif Anak

Stunting menjadi perhatian. Mengapa? Berdasarkan penelitian terkini, stunting dan obesitas dikaitkan dengan meningkatnya penyakit tidak menular (PTM), seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker, diabetes serta penyakit akibat gangguan metabolisme.

Kondisi ini diperburuk dengan faktor risiko umum yang terkait dengan perilaku individu seperti konsumsi makanan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, merokok dan minum alkohol, serta menghirup udara yang terpolusi. Maka dari itu, diperlukan asupan gizi yang tepat dan gaya hidup sehat untuk mencegah kondisi tersebut.

(vit/vit)

http://m.detik.com/health/read/2016/05/04/191559/3204050/1301/penting-banget-jangan-sampai-anak-stunting-gara-gara-makanan-tak-bergizi

Salam Kejuangan Nusantara
Desa Membangun Indonesia

Hanibal H
#HibahDiriTukDesa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: