Kemendesa Berkomitmen Penuh dalam Upaya Eradikasi Polio dan Membangun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) | Generasi Sehat dan Cerdas – perdesaansehat.com

Kemendesa Berkomitmen Penuh dalam Upaya Eradikasi Polio dan Membangun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Setetes vaksin polio menetes mulus dari tangan Ari Haryati, Istri Menteri Desa Marwan Jafar, ke mulut seorang anak yang menganga lebar. Senyum segera terkembang dari wajah si bocah yang mengaku tidak takut divaksin polio tersebut.

By kmngsc.web
June 22, 2016
72

image4.jpeg

Kegiatan Ari Haryati di Puskemas Kedu, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah pada Senin 14 Maret 2016 itu merupakan rangkaian kegiatan bagian Pekan Imunisasi Nasional PIN (2016) yang berlangsung pada 8—15 Maret 2016. Dalam kegiatan yang turut pula didukung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung tersebut turut pula mendampingi Bupati Temanggung Bambang Sukarno serta Direktur Pelayanan Sosial Dasar (PSD), Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kemendesa PDTT Hanibal Hamidi. Menurut Haryati, vaksin polio penting dalam upaya meningkatkan kekebalan balita terhadap serangan penyakit polio dan mendukung program Kabinet Kerja dalam eradikasi atau pemusnahan total polio di Indonesia.

Ibu Menteri Desa Ari Hayati meneteskan vaksin polio di Kedu Temanggung Jawa TengahIbu Menteri Desa Ari Hayati meneteskan vaksin polio di Kedu Temanggung Jawa Tengah

Hal senada diungkapkan Direktur PSD Hanibal Hamidi yang menyebutkan kegiatan PIN 2016 menyasar seluruh anak berusia 0—59 bulan dan diharapkan dapat seluruhnya terimunisasi. “Dengan PIN 2016, diharapkan keberadaan polio dapat dihentikan sekarang juga dan selama-lamanya dari Bumi Nusantara tercinta,” ungkap Hanibal yang juga menjabat Wakil Ketua Pokja Nasional Pelaksanaan PIN 8—15 Maret 2016.

Hanibal menuturkan Indonesia sejatinya telah meraih Sertifikat Bebas Polio dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO/World Health Organization) pada 27 Maret 2014. Namun, bahaya polio masih tetap mengintai anak-anak Indonesia lantaran virus polio liar masih bersirkulasi di dunia serta kemungkinan importasi atau masuknya virus polio dari luar negeri. Hal tersebut merupakan ancaman serius bagi balita yang belum mendapat imunisasi sama sekali atau imunisasi polio belum lengkap. Diharapkan dengan kehadiran PIN 2016, seluruh balita Indonesia memperoleh asupan vaksin polio. Dalam acara PIN di Puskemas Kedu tersebut, Fatayat NU turut memberi bantuan Vitamin A kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung.

Komitmen Kemendesa PDTT dalam menyiapkan generasi Indonesia mendatang merambah pula Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Ari Hayati yang juga merupakan Bunda PAUD seluruh Desa Indonesia menyerahkan seperangkat alat peraga edukatif (APE) dan paket buku untuk PAUD ABA Temanggung. Sementara 2 Sekolah Dasar (SD) memperoleh masing-masing satu paket multimedia berupa laptop, printer multi fungsi serta projector set.

Direktur Jenderal Ahmad Erani Yustika menyebutkan pemberian paket bantuan tersebut merupakan bukti nyata komitmen Kemendesa PDTT dalam menyiapkan generasi emas Indonesia mendatang. Hal itu pun merupakan wujud dari revolusi mental sejak dini di bidang pendidikan.

Di penghujung acara, Ari Haryati turut pula mengapresiasi hasil kreasi anyaman bambu yang diinisiasi oleh Usaha Bersama Komunitas (UBK). UBK ini merupakan program unggulan Kemendesa PDTT dalam menyejahterakan masyarakat desa. (fx/gsc)

http://generasi.web.id/2016/06/22/kemendesa-berkomitmen-penuh-dalam-upaya-eradikasi-polio-dan-membangun-pendidikan-anak-usia-dini-paud/

Salam Kejuangan Nusantara
Desa Membangun Indonesia

Hanibal H
#HibahDiriTukDesa

Comments are closed.

Blog at WordPress.com.

Up ↑