Kebun Gizi, TOGa dan Tabung Pohon Pelaksanaan #RUMAHDESASEHAT, GSC Kubu Raya – perdesaansehat.com

“Daulat Sehat” Tujuan antara Capaian Kinerja Prioritas Nasional “Rumah Desa Sehat” (RDS) Menuju Kualitas Kesehatan yang setinggi tingginya yang dapat dicapai oleh masyarakat Desa.

Rumah Desa Sehat adalah nomenklatur yang disepakati oleh Bappenas (Deputi SDM, Nina), Kemenko PMK (Deputi Kesehatan dan Gizi, Tubagus), Kemenkes (Dirjend. Kesehatan Masyarakat) dan Kemendesa PDTT (Direktur PSD, Hanibal Hamidi) yang asalnya dalam dokumen visi dan misi Capres Jokowi-JK adalah “Rumah Sehat”, Lengkapnya adalah “Pembangunan 50.000 Rumah Sehat” selama 5 tahun bersama sama pembangunan 6000 Puskesmas Rawat Inap untuk mendukung pelaksnaan BPJS. 5 Aktivitasnya adalah 1)Pendidikan Kesehatan lingkungan, 2)Obat murah, 3)Dokter Komunitas (2500 Penduduk), 4)Pemeliharaan Lingkungan, 5)UPF. Yang mana penjabaran operasional dalam RDS adalah;
-Obat murah ~ TOGa,
-UPF~Reguler donor darah masyarakat Desa bekerja sama dengan UPF RS Kabupaten/Kota yang peruntukannya bagi kepentingan Puskesmas rawat inap setempat dan lainnya.
– Dokter Komunitas, Untuk sementara waktu diperNkan oleh Dokter Puskesmas bila penduduk kurang dari 2500. Bila penduduk lebih dari 2500 Desediakan Dokter yang pendapatannya dari pengelolaan RDS sebagai Provider Primer BPJS,

Selain itu, RDS dilaksnakan berdasarkan konsep Perdesaan Sehat, dengan Paradigma “Pembangunan Berwawasan Kesehatan Berbasis Desa”, Yang di topang dengan “Keterjangkauan dan Berkualitas” 5 Faktor Utama pada seluruh Desa; Pelayanan Kesehatan Dokter Puskesmas dan Bidan Desa, Serta Air Bersih, Sanitasi dan Gizi berkualitas (terutama bagi Bumil, Buteki, Bayi dan Balita).

Sebagai Lembaga Kesehatan Masyarakat yang diinisiasi oleh Pemerintah melalui Kementerian Desa, PDTT, RDS dilaksanakan dimulai di 5753 Desa sasaran lokasi GSC.
Sarana kesehatan yang ada di Desa akan dikembangkan menjadi RDS dan Kepengurusan serta tugas dan fungsinya, serta kegiatan dan sumber anggarannya, akan dimusyawarahkan dalam Musdes dan ditetapkan oleh Perdes. Semoga “Daulat Sehat” segera terwujud diseluruh Desa Indonesia, yang akan memastikan terkoreksinya Status Kesehatan, Kualitas Kesehatan, dan serta merta potensi terlepasnya NKRI dalam jebakan “Midle Trap” Negara yang tidak dapat menjagi negara maju akibat Tingkat Kualitas manusia penduduknya yang rendah, juga dikemudian waktu tidak terjadi lagi makna “Kerugian Demografhi” yang seharusnya “Bonus Demografhi” akibat penduduk usia produktif Indonesia memiliki tingkat daya saing rendah akibat rendahnya keahlian dan kualitas kesehatan yang rendah.

Mempertimbangkan kebutuhan perencanaan pembangunan yang paripurna bagi setiap wilayah Pemerintahan Otonomi, maka dengan Thema “Membangun Indonesia Dari Pinggiran”, maka sangat strategis adanya paradigma “DESA MEMBANGUN BERDASARKAN STRUKTUR KEPENDUDUKAN DAN TATA RUANG DESA”, sebagai acuan Perencanaan pembangunan yang berkelanjutan yang mengabdi pada harkat dan martabat mayarakat desa itu sendiri, yang akan memastikan pemenuhan hak azasi dan hak dasar seluruh warga Desa sebagai tujuan Desa Membangun”. – perdesaansehat.com

HanibalHamidi
#HibahDiriTukDesa

Salam Kejuangan Nusantara Pembangunan Yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Desa

Hanibal H

Direktorat Pelayanan Sosial Dasar
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

Hanibal2464
#HibahDiriTukDesa
Blog; perdesaansehat.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: