Apakah Indeks Desa Membangun ? – perdesaansehat.com

Indeks Desa Membangun adalah Adalah alat bantu “Teknokrasi” pengukuran perkembangan Status Kemandirian Desa melalui analisa dan nilai komposit seluruh nilai skoring masing-masing indikator terpilih berdasarkan konsep kebijakan pembangunan yang ditetapkan serta otoritas kewenangan, tugas dan fungsi Kementerian Desa, PDTT. Dengan demikian hasil analisa IDM dalam penetapan status Kemandirian Desa akan dapat menjadi alat bantu pengintegrasian perencanaan 

Menyadari Desa secara esensial merupakan Pemerintahan Otonomi Tingkat 4, tingkatan paling dasar (Pondasi) dari 4 lapis Struktur NKRI (Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Desa), sekaligus masyarakat Desa adalah Entitas Komunitas Bangsa Nusantara yang terkecil (Inti). Maka harus dapat dipastikan penyusunan IDM berdasarkan substansi berbagai regulasi dalam kerangka pelaksnaan kebijakan konsep pembangunan nasional yang paripurna dalam semua aspek yang telah ditetapkan secara nasional. Selain hal tersebut, juga harus dapat dipastikan IDM telah sejalan dengan strtegi pencapaian sasaran strategis jangka pendek, jangka menegah dan jangka panjang secara berkelanjutan. 

 IDM secara teknokrasi disusun sesuai dengan Konsep kebijakan pembangunan Desa untuk mencapai 9 Tujuan UU Desa sebagai amanah UU Desa, melaksnakan amanah Peraturan Presiden No 2 tahun 2015 Tentang RPJMN 2015-2019, serta sejalan otoritas mandat Perpres no 12, 2015 Tentang Kementerian Desa, PDTT dan memegang teguh amanah dan mandat Konstitusi UUD 1945 beserta peraturan perundang undangan yang ada dalam NKRI, mewujudkan palsafah negara Pancasila sebagai acuan pembangunan, sekaligus menghormati keberagaman Desa dengan paradigma Bhineka Tunggal Ika. 

Indikator yang tersedia dalam Podes dipilih yang dapat mewakili Faktor-Faktor penentu keberhasilan pembangunan wilayah; a) Ketepatan Peran Pemerintah dalam memilih intervensi pembangunan, b)Partisifasi Masayarakat terhadap intervensi pembangunan (perencanaan, pembangunan, pemanfaatan dan pemerliharaan) serta c)Karakteristik Wilayah (Tipologi dan Modal Sosial) masing-masing Desa, yang akan mengoptimalkan point a dan b. Secara konspsional, apabila point a,b dan c masing-masing saling berkorelasi positif, maka dapat dipastikan dampaknya akan tercapai sesuai teori dan konsep kebijakan Tata Kelola program pembangunan sektoral dan atau bidang yang strategis terpilih yang secara teori pembanguan merupakan determinan faktor pada kemajuan Pembangunan pada; dimensi Sosial, Dimensi Ekonomi dan Dimensi Lingkungan. – perdesaansehat.com

HanibalHamidi #HibahDiriTukDesa
https://www.youtube.com/watch?v=ZWS_x05-LAg&sns=em

Salam Kejuangan Nusantara
Desa Membangun Indonesia

Hanibal H
#HibahDiriTukDesa

Comments are closed.

Blog at WordPress.com.

Up ↑