Pengumuman Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Madya, Kementrian Desa, PDTT – perdesaansehat.com

Pola Rekruitment Pejabat Strategis Pada Lembaga Pemerintah, merupakan amanah salah satu produk regulasi di rezim reformasi (UU No 5 tahun 2014, Aparatur Sipil Negara) dalam rangka pelaksnaan Agenda Thematik “Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik dan atauUN Tata Kelola Pemerintah Yang Bersih” yang ditujukan terbangunnya “SISTEM PEMERINTAHAN YANG MAMPU MELAKSANAKAN MANDAT & AMANAH KONSTITUSI KEPADA NEGARA BAGI PEMENUHAN HAK DASAR SELURUH WARGA NKRI SESUAI “PANCA SILA” YANG BERKELANJUTAN DENGAN PENTAHAPAN SESUAI DENGAN FOKUS PRIORITAS PEMBANGUNAN NASIONAL, KETERBATASAN SUMBER DAYA PEMBANGUNAN SERTA TUNTUTAN DINAMIKA LINGKUNGAN DUNIA”.

Pelaksnaan UU ASN diharapkan bukan hanya mampu merespon isue negatif dalam proses Rekruitment Jabatan Strategis, tetapi juga Isue Kinerja, Sistim karir (meried system) Lembaga Pemerintah, sehingga diharapkan juga mampu merubah penilaian masyarakat secara umum tentang rendahnya produksi kerja dan lambatnya birokrasi pemerintah dalam pelaksnaan layananan umum. Seluruh pejabat tinggi lembaga pemerintah diharapkan berorientasi pada target kinerja setiap tahun sekaligus sasaran strategis dari hasil atau dampak bagi inter aksi produktif berbagai pelaksanaan prioritas Bidang dan Sektor pembangunan nasional, Daerah dan Desa dalam jangka menengah dan jangka panjang, sesuai penetapan tahapan rencana prioritas pembangunan nasional.

UU ASN juga membuka peluang bagi Non PNS untuk berkompetisi mejadi pejabat eselon 2 maupun eselon 1 Pada lembaga pemerintah, bersama sama PNS. (Contoh; Salah satu Dirjend Kemendikbud, Bidang Budaya, dipimpin oleh Dirjend yang bukan PNS)

Proses kesiapan seleksi pejabat tinggi lembaga negara merupakan hal paling strategis untuk mencapai tujuan UU ASN tersebut. Hal ini dapat dianalisa dari substansi pengumuman seleksi tersebut, yang tentunya diharapkan memuat informasi tentang; semua latar belakang program/kegiatan, pilihan kebijakan nasional tentang penetapan prioritas pembangunan jangka menengah, sasaran yang ingin dicapai dalam jangka menengah, beban kerja, permaslahan dan hambatan saat ini secara makro, serta prinsip prinsip mendasar yang harus menjadi koridor kerja bagi pelaksnan tugas dan fungsi serta mewenangan Jabatan Tinggi tersebut dalam mencapai sasaran strategis yang telah ditetapkan, akan menjadi bahan pertimbangan bagi calon peserta seleksi, panitia seleksi dan masyarakat umum dalam menetapkan keputusan/kesimpulan;
1)Bagi Calon peserta, apakah sesuai/tepat dengan informasi tersebut dan akan ikut serta seleksi ?
2)Bagi Panitia Seleksi; Melaksnakan secar profesional sesuai tahapan dan memberi penilaian performance peserta seleksi sesuai Informasi tersebut
3)Bagi Masyarakat; mengawasi apakah secara keseluruhan telah berkesesuain dengan harapan serta kesesuainnya terhadap ketentuan perundang undangan yang terkait ?
Dimana jawaban atas semua pertanyaan tersebut dengan seluruh dinamikanya, akan menentukan pilihan sikap kita semua, terhadap semua proses dan hasil seleksi para calon pejabat sangat strategis bagi kepastian pencapaian sasaran strategis negara yang telah ditetapkan dalam jangka menegah dan jangka panjang.

Sehingga sumber daya pembangunan yang umumnya bernilai sangat besar dari sisi Anggaran, Keterlibatan banyak manusia berkualitas serta tingkat produksi output dan dampak kinerja pejabat terpilih dapat diharapkan di kemudian waktu.

Bagiamana telaah terhadap muatan substansi bahan yang diumumkan oleh panitia seleksi di bawah ini ? – perdesaansehat.com

#HanibalHamidi
#Desa #Perdesaan #Kemiskinan #Sehat #Cerdas #wb #MCAI
#HibahDiriTukDesa

https://www.mahkamahagung.go.id/media/3837

Pengumuman_JPT_Kemendesa.pdf

Salam Kejuangan Nusantara Pembangunan Yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Desa

Hanibal H

Direktorat Pelayanan Sosial Dasar
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

Hanibal2464
#HibahDiriTukDesa
Blog; perdesaansehat.com

Comments are closed.

Blog at WordPress.com.

Up ↑