Diplomasi “Berkarakter Negara Bangsa Indonesia” Menlu RI, Retno Lestari Priansari Marsudi (RLPM), Di Australia.

Menlu RI, Retno Lestari Priansari Marsudi saat mengunjungi Australia, Dengan pilihan “gaya diplomasi” melalui pilihan Berbusana dengan Tambahan “Selendang Bermotif Amborijin” Pada seluruh agenda kenegaraan di Australia. Hal ini “merefresentasikan” Sikap Negara Yang Jelas Terhadap Permasalahan Mendasar Negara Australia Dimata Indonesia & Dunia, Pada Isue “Bangsa Amborijin”. Sehingga kemungkinan respon Australia terhadap gaya diplomasi tersebut, “tidak produktif” bagi Indonesia sesuai tujuan kunjungan kenegaraan tersebut, Tetapi pilihan gaya diplomasi tersebut tetap dilakukan, hal ini menunjukkan bahwa “Indonesia adalah negara berdaulat secara politik, Berdikari Secara Ekonomi dan Berkarakter Nusantara yang agung dan tangguh” (Tri Sakti).

Suku bangsa Amborijin” adalah Bangsa Yang Lebih Dulu Ada dalam di wilayah Benua Australia, Yang lebih memiliki hak atas tanah leluhurnya. Tetapi realitanya saat ini, Bangsa Amborijin sudah “tidak ada” Karena oleh pemerintahan Negara Australia dilakukan “Penyingkiran Bangsa Amborijin”.

Menlu Retno Sebagai “Wakil Pemerintahan Indonesia”, Kebijakannya berpedoman pada Amanah Konstitusi RI (Pemukaan UUD 1945), Yang Mana Sangat Bertentangan Dengan Kebijakan Politik Dalam Negeri Australia Pada Isue “Bangsa Amborijin”.

Maka dengan pilihan “gaya Diplomasi Selendang Bermotif Amborijin” Dalam Seluruh Acara Kenegaraan Di Australia Sangat Tepat. Keputusan Pilihan “Gaya Diplomasi” Latar Belakang Sejarah Negara Australia, “Pada Seluruh Agenda Kunjungan Kenegaraan RI Di Australia Menlu RI, Retno Lestari di Australia Berbusana Dengan Tambahan “Selendang Bermotif “Khas” Produksi Bangsa Amborijin”, Yang Digunakan Pada Seluruh Agenda Di Australia, akan memastikan “Eksistensi Indonesia”. (Pilihan Gaya Diplomasi Yang Menggambarkan Kualitas Manusia Indonesia Yang “Agung dan Tangguh” Yang Dihasilkan Dari “Gerakan Nasional Revolusi Mental”).

Amborijinadalah “Simbul Pemusnahan Bangsa Oleh Bangsa Lainnya Dalam Satu Wilayah.

Hormat Kami

Hanibal Hamidi

#HibahDiriTukDesa #DesaMembangun #PembangunanBerwawasanKependudukan

Comments are closed.

Blog at WordPress.com.

Up ↑