Bangsa Pancasila – Bonus Demographi – Indonesia 5 Negara Maju Dunia

https://youtu.be/dviJCRWFbYg

Bangsa Pancasila-Bonus Demographi-Indonesia Negara Maju 5 Dunia

Sikap PANCASILAIS dalam berbangsa dan bernegara Indonesia, dengan memastikan cara pandang secara individu mengakui Tuhan adalah sang Esa yang awal dan akhir dari kehidupan, serta menempatkan nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab sebagai dasar dalam berinteraksi sosial. Pada setiap individu Indonesia yang merefresentasikan SILA 1&2, maka dapat diyakini dalam berinteraksi secara sosial sebagai warga negara yang berkomitmen dengan “tangguh” pada persatuan Indonesia dalam melaksanakan dan mewujudkan penyelenggaraan negara berdasarkan kedaulatan rakyat berdasarakan hikmat kebijaksanaan permusyawaran perwakilan

Apabila seluruh warga bangsa Indonesia memiliki cara pandang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berdsarkan Sila 1,2,3 & 4, maka pencapaian tujuan kemerdekaan dalam mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia dapat dipastikan akan tercapai secara berkelanjutan.

Mempertimbangkan dinamika sosial tersebut di atas, maka bijak rasanya apabila kita semua sadar bahwa tidak ada jaminan adanya keberlanjutan dari apa yang dapat kita capai, apabila kita tidak dapat memastikan karakter bangsa yang memiliki cara pandang dan berkomitmen pada; Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai pilar Tangguh Indonesia. Untuk itu, Soekarno selaku pejuang, proklamator, bapak bangsa, sekaligus presiden Indonesia pertama, telah mewariskan Kompas “TRISAKTI” kepada para nahkoda kapal besar Indonesia yang dipercaya oleh seluruh rakyat Indonesia selanjutnya. Dengan mengacu pada “TriSakti”, sebagai indikator kendali dampak pembangunan nasional, yaitu Berdaulat secara politik, Berdikari secara ekonomi, serta berkepribadian (Pancasila) sebagai bangsa, maka dipastikan wujud “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, melalui kemajuan negara yang rata-rata pendapatan masyarakatnya tinggi, akan dipastikan Indonesia yang sejahtera, makmur dan didukung adanya kedamaian abadi di dunia maka dipastikan akan berjelanjutan.

Oleh; Hanibal Hamidi

Fokus pembangunan Indonesia dalam mengoptimalkan “Bonus Demographi”, untuk membawa Indonesia keluar dari “middle income trap” yang dialami Indonesia sejak tahun 1985 sampai 2014, akubat “penyelewengan arah pembangunan selama ini” oleh orde baru, sehingga Indonesia terjabak sebagai negara konsumen (pasar bagi produk luar negeri), dengan kemanjaan akibat subsidi kelas menengah (bbm, listrik dll) yang mengandalkan SDA kita dibayar murah selaku pemilik kpd negara Amerika dkk nya + yang difasilitasi oleh para calo (pengkhianat bangsa) para elit pejabat pemerintah, politik dan elit masyarakat yang terkoneksi dengan cendana dan konglemerat lama, sehingga masyarakat Indonesia banyak kemiskinan, kulitas masyarakat rendah, dan kesenjangan tinggi, daya saing rendah. Terjebaklah Indonesia sebagai negara berkembang dengan pendapatan masyarakat rata rata sedang yang cenderung terus menurun dan tidak bisa menjadi negara maju, sampai nanti pada saat SDA kita habis terkuras, sehingga tidak dipercaya untuk hutang, pada akhirnya nanti akan menjadi negara gagal/negara bangkrut.

Kesadaran tersebut dan krisis global pada tahun 1998, menghancurkan ekonomi Indonesia akibat pondasi ekonomi yang sangat rapuh, akibat kebijakan ekonomi dimasa orde baru dengan proaganda “tricle down efect” gagasan Sumitro, Yang akhirnya pondasi ekonomi Indonesia hanya fahtamorgana semata, karena dana APBN untuk besarkan perusahaan swasta yang memonopoli usaha berbagai bidang dengan dukungan perusahaan sedang dan kecil yang merupakan jejaringnya (konsep “tricle down efect”), “layaknya gurita” ekonomi. yang memicu terjadinya gerakan rakyat menuntut reformasi.

sejak 2015, Jokowi melalui pembangunan infrastruktur secara besar besaran untuk menurunkan biaya produksi (efisiensi), dan mebongkar “simbul” kekuasaan mafia ekonomi lama (Pertamina, freeport dll), membesarkan BUMN yang terkendali dan produktif, serta membersntas korupsi + menarik uang yang tersimpan diluar negeri, maka perlahan Indonesia saat ini telah menjadi negara yang dilirik dunia (termuat dalam liris berbagai lembaga independen dunia), sebagai negara yang paling menarik untuk “investasi” usaha, dan akan menjadi negara maju, kaya dan sejahtera (no 5 dunia)

Bersamaan dengan fase “Bonus Demografhi Indonesiaa (saat ini-2045), maka thn 2019-2024 Jokowi memperioritaskan pembangunan manusia, agar dapat meningkatkan produksi yang berdaya saing tinggi (Kualitas tinggi dengan harga bersaing karena infrastruktur/efisien dalam mengoptimalkan kekayaan alam yang masih cukup), sehingga bukan mimpi bahwa Indonesia mampu keluar dari jebakan “middle income trap”, untuk menjadi negara maju dengan pendapatan masyarkat rata-rata tinggi (di atas $12.746).

Walau tidak mudah, dengan gotong royong dalam bekerja keras semua elemen bangsa, maka kita dapat memastikan negara yang kita wariskan bagi anak dan cucu kita di era mellenial ini, adalah negara yang kuat, penuh potensi untuk menjadi negara yang dicita citakan oleh para pemuda dari berbagai bangsa di nusantara yang bersatu melalui sumpah pemuda (bhineka tunggal ika) thn 1928, dan para pejuang kemerdekaan 1945, Seperti yang termuat dalam konstitusi kita , Pancasila, UUD1945, dengan kompas arah pembangunan dalam mewujudkan kondisi sosial negara yang Berdaulat secara politik, berdikari sebagai bangsa, dan berkarakter sebagai bangsa Pancasila (Tri Sakti).

Pilihan percepatan mewujudkannya adalah Pembangunan Berwawasan Kependudukan Berbasis Daya Dukung Wilayah.

#RevolusiMentalBerbasisKeluargaTangguh

#BKKBN

#TriSakti #Pancasila #Jokowi #PerdesaanSehat

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: