Silaturahmi Muslimat NU ke Sekretariat Merdesa Institute

Yth. Ibu Nyai Said Aqil Siradz beserta Ibu Arifah, Ibu Hanny dan Ibu Andi Nurhiyari para pimpinan Muslimat yang kami muliakan.

Kami Atas nama tim kerja kemitraan dengan MNU, dari KPDT (th. 2012-2014) dan Kemendesa (Tahun. 2015-2017), menyampaikan Terima kasih atas kerja sama yang baik selama ini. Khususnya dari saya dan keluarga merasa bangga dan sangat bermakna bagi semangat kerja kami dikemudian waktu, atas kunjungan silaturahmi yang dipimpin langsung oleh yang mulia Ibu Nyai Said Aqil Sirazd. Walau harus tertatih saat menaiiki tangga kantor sekretariat Merdesa Institute yang cukup terjal, di jl. Veteran 1 no 31, Jakarta Pusat, tapi beliau tetap laksanakan niat baiknya untuk bertatap muka silaturahmi dengan kami. Kami teladani semangat dan kebaikan Ibu Nyai tersebut. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan bagi Ibu Nyai beserta tim MNU yang tadi telah berkenan berkunjung. Amin YRA. Kami mohon maaf atas kesalahan dan atau sikap tidak menyenangkan dari kami.

Semoga kita dapat bekerjasama kembali, secepatnya nanti. Amin.

HanibalHamidi

Pembangunan Kewarganegaraan melalui peningkatan kualitas keluarga

Masih Draft … proses penyempurnaan …..

Menyadari bahwa saat ini dunia memasuki transformasi tahap 4, akibat kemajuan ilmu pengetahuan dalam bidang komunikasi, yaitu “instrumen bantu inter aksi sosial berbagai dimensi kehidupan”, yang dikenal dengan “Digital”, setelah bahasa, tulisan, Fhotocopy (Mekanik/Elektronik). Dimana perkembangan kehidupan manusia sebagai mahluk sosial, mengalami perubahan yang sangat ekstrim, akibat adanya kecenderungan “fungsi ruang dan waktu” sangat minimal. Semuanya bermuara pada banyaknya kemungkinan “nilai” diantara nilai 0 (Nol) dan 1 (Satu), mendekati makna “tidak terhingga”. Akibatnya dinamika kemungkinan perkembangan ilmu pengetahuan yang berdampak langsung pada semua dimensi kehidupan, sangat sulit diprediksi, baik pola maupun kecepatan perubahannya. Sehingga sangat sulit untuk mempersiapkan antisipasinya.

Kita harus memastikan negara yang kita wariskan kepada generasi “Mellenia Indonesia” adalah negara yang memiliki sistim yang “Rigid, visioner dan berkarakter budaya Nusantara yg Agung dan Tangguh dalam tata kelola interaksi yang saling meningkatkan “nilai” antara Penduduk, sumber daya alam lingkungan dan Pemerintahan, melui implementasi nilai nilai pancasila (1-4) dalam kehidupan bernegara dan berbangsa sebagai warga negara yang  dibuktikan melalui segera terwujudnya Sila Kelima. Untuk itu prasyaratnya adalah “Manusia Indonesia yang seutuhnya (harkat & martabat sebagai “kalifah di muka bumi”), sehingga ekspresi “kedaulatan rakyat” nya tidak “keliru” terus menerus.

Mewariskan negara yg memiliki sistem tata kelola negara yg mumpuni dan visioner (era digital) disertai kualitas generasi mendatang yang berkarakter Agung dan Tangguh , agar dipersiapkan saat ini juga melalui penyusunan draft RPJMN 2020-2024, dan RPJPN 2025-2045, melalui kendali draft Visi & misi Semua Capres 2019,merupakan langkah cerdas dan bijak.

Dalam pemikiran inilah yg mendasari pemilihan siapa sebaiknya presiden mendatang.

Catatan era generasi ke milenial yang bergantung dengan teknologi dalam segala aspek kehidupannya seperti halnya bite komputer antara angka 0 dan 1 tidak lebih ;

  1. Terlalu sulit prediksi kedepan, karena terlalu banyak peluang dinamika yang berkembang dalam pola interaksi masyarakat sehingga tidak ada satu negara manapun yang menyatakan mampu melihat ke depan lebih dari 15 tahun mendatang.
  2. Lemahnya komitmen nasionalisme kenegaraan, karena sesunggunya saat in mereka lebih banyak waktunya sebagai penduduk dunia secara aktif (melalui akun media sosial dunia yang dimiliki), dibandingkan sebagai warga NKRI.
  3. Rekomondasi

A.  perkuat nasionalisme visioner generasi mendatang (usia 0 – 25 tahun) melalui Kualitas keluarga/Kualitas perempuan sebagai basis utama pembangunan kewarganegaraan, bukan jargon atau “romantisme masa lalu” (dalam buku atau pengalamannya).visi yang berfokus pada eksiatensi Indonesia melalui industri berbasis agraris (darat & laut).
B)Adanya sistem tata kelola negara yg mengacu konstitusi
C) Penegakkan hukum

HH

Diplomasi “Berkarakter Negara Bangsa Indonesia” Menlu RI, Retno Lestari Priansari Marsudi (RLPM), Di Australia.

Menlu RI, Retno Lestari Priansari Marsudi saat mengunjungi Australia, Dengan pilihan “gaya diplomasi” melalui pilihan Berbusana dengan Tambahan “Selendang Bermotif Amborijin” Pada seluruh agenda kenegaraan di Australia. Hal ini “merefresentasikan” Sikap Negara Yang Jelas Terhadap Permasalahan Mendasar Negara Australia Dimata Indonesia & Dunia, Pada Isue “Bangsa Amborijin”. Sehingga kemungkinan respon Australia terhadap gaya diplomasi tersebut, “tidak produktif” bagi Indonesia sesuai tujuan kunjungan kenegaraan tersebut, Tetapi pilihan gaya diplomasi tersebut tetap dilakukan, hal ini menunjukkan bahwa “Indonesia adalah negara berdaulat secara politik, Berdikari Secara Ekonomi dan Berkarakter Nusantara yang agung dan tangguh” (Tri Sakti).

Suku bangsa Amborijin” adalah Bangsa Yang Lebih Dulu Ada dalam di wilayah Benua Australia, Yang lebih memiliki hak atas tanah leluhurnya. Tetapi realitanya saat ini, Bangsa Amborijin sudah “tidak ada” Karena oleh pemerintahan Negara Australia dilakukan “Penyingkiran Bangsa Amborijin”.

Menlu Retno Sebagai “Wakil Pemerintahan Indonesia”, Kebijakannya berpedoman pada Amanah Konstitusi RI (Pemukaan UUD 1945), Yang Mana Sangat Bertentangan Dengan Kebijakan Politik Dalam Negeri Australia Pada Isue “Bangsa Amborijin”.

Maka dengan pilihan “gaya Diplomasi Selendang Bermotif Amborijin” Dalam Seluruh Acara Kenegaraan Di Australia Sangat Tepat. Keputusan Pilihan “Gaya Diplomasi” Latar Belakang Sejarah Negara Australia, “Pada Seluruh Agenda Kunjungan Kenegaraan RI Di Australia Menlu RI, Retno Lestari di Australia Berbusana Dengan Tambahan “Selendang Bermotif “Khas” Produksi Bangsa Amborijin”, Yang Digunakan Pada Seluruh Agenda Di Australia, akan memastikan “Eksistensi Indonesia”. (Pilihan Gaya Diplomasi Yang Menggambarkan Kualitas Manusia Indonesia Yang “Agung dan Tangguh” Yang Dihasilkan Dari “Gerakan Nasional Revolusi Mental”).

Amborijinadalah “Simbul Pemusnahan Bangsa Oleh Bangsa Lainnya Dalam Satu Wilayah.

Hormat Kami

Hanibal Hamidi

#HibahDiriTukDesa #DesaMembangun #PembangunanBerwawasanKependudukan

Program Diklat Berjenjang GSC di Nominasikan dalam ajang UNESCO Hamdan Awards

Program Diklat Berjenjang Guru PAUD Desa adalah Kerjasama antara Kementerian Desa dan Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan yang dimulai pada awal tahun 2016 pada isue percepatan ketersediaan Guru PAUD di seluruh Desa. Dilaksanakan dalam kerangka menindaklanjuti arahan Ibu Presiden, Hj. Iriana Joko Widodo pada rapat Oase (Organisasi Aksi Solideritas Era) Kabinet Kerja dalam isue PAUD Desa. Program ini dilaksanakan melalui Program Generasi Sehat Cerdas Indonesia, dibawah tanggung jawab Direktur Pelayanan Sosial Dasar, Kementerian Dsa PDTT, Hanibal Hamidi, yang dimulai sejak awal tahun 2016, dan telah menghasilkan lebih dari 15.000 Guru PAUD Desa. Selain itu terobosan lainnya adalah materi pembelajaran yang disesuaikan dengan semangat Daulat Desa, Melalui Buku PAUD Desa yang disusun bersama komunitas belajar Qaryah Thayyibah, Salatiga, pimpinan Bahruddin.

Program ini didanai hibah luar negeri yang difasilitasi oleh WB dan Usaid, dalam rangka mempercepat ketersediaan guru PAUD di Desa. Dimana untuk menjaga mutu maka guru PAUD yang harus memiliki sertifikat sarjana, Sedangkan SDM di Desa tidak ada guru PAUD bersertifikat Sarjana Guru PAUD. Maka pola pendidikan berjenjang adalah terobosan bagi pemenuhan hak dasar anak usia dini untuk dapat pendidikan sejak dini. Sampai saat ini telah dihasilkan Guru PAUD lebih dari 14.000. Terima kasih Pak Haris, Dirjen Pendidikan, kemendikbud atas dukungannya terhadap pemenuhan tanggung jawab negara atas mandat konstitusi untuk pemenuhan hak dasar seluruh warga NKRI, khususnya penduduk usia dini di seluruh Desa.

Berita bahwa Program Diklat Berjenjang GSC mendapat perhatian Unesco ka,i dapatkan dari Pak Haris, sahabat Pejabat Dirjend Pendidikan, Kemendikbud yang merupakan penanggung jawab kerja sama program ini di Kemendikbud, yang mengatakan ” Pak Hanibal, Alhamdulilah program Generasi PAUD Cerdas Desa (kerjasama dit. PSD Kemendesa dg Dit.PAUD dan Dit. PGK Kemendikbud), Diklat Berjenjang, ECD frontline sukses dinominasikan sebagai salah satu penerima Hamdan Awards”. Hadiah akan diberikan pada bulan Oktober mendatang, Terima kasih Pak Haris. berikut link beritanya: UNESCO Rewards

#DaulatDesa #HibahDiriTukDesa

Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan keluarga

Isu-isu kependudukan dan lingkungan hidup merupakan isu sentral sejak lama, akibat dari eksploitasi alam secara berlebihan yang disertai dengan ketidak adilan dalam pemanfaatannya bagi masyarakat sekitarnya. Sehingga menimbulkan isu sentral pembangunan keberlanjutan dunia tentang berbagai ancaman terhadap manusia dan lingkungannya pemukimannya, mulai dari perubahan iklim, kebutuhan hutan bagi paru-pari dunia, hingga kesetaraan pemenuhan hak dasar setiap warga negara dan keluarga oleh pemerintahan negara masing-masing. Penduduk dan lingkungan alam kehidupannya memiliki hubungan saling mempengaruhi dan saling ketergantungan, dan tidak dapat salah satu terabaikan. Perjalanan sejarah Indonesia pernah menyatukan kedua isu tersebut dalam tanggung jawab Kementrian Pembangunan Manusia (seutuhnya). Kemudian direduksi menjadi sumberdaya manusia. Sesungguhnya pembangunan kualitas  kependudukan telah dijadikan salah satu aspek dalam pembangunan nasional yang ada, namun pelaksanaannya sangat parsial bahkan cenderung sektoral.

Untuk lebih lengkapnya dapat di baca di link Berikut :

Perkembangan Kependudukan & Pembangunan Keluarga

Profil Singkat Hanibal Hamidi

Kerangka fikir penulisan tentang siapakah Hanibal Hamidi ?, yang dikenal sebagai pegawai ASN dengan semua catatan kinerjanya yang cukup baik dengan gagasan pengembangan konsep program yang “radikal”, yang menukik pada akar permasalahan.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa seseorang dalam malakukan sesuatu, sangat dipengaruhi oleh pilihan keputusannya sendiri, yang memiliki “platform” struktur berfikir masing-masing individu yang lebih kita kenal sebagai “profile seseorang”. Setiap orang akan berbeda dalam menilai dan menyikapi semua stimulus inpuls yang masuk dalam pemikirannya dan akan dikonfirmasikan oleh “nilai-nilai” sosial dan material yang ada dalam pemikiran orang tersebut. Beberapa faktor sosiogenis (motif personal) tersebut antara lain keingintahuan, kompetisi, cinta, harga diri, nilai kehidupan, kebutuhan. Selain faktor “dasar” atau “Profilenya”, prilaku seseorang akan dipengaruhi oleh faktor situasional saat kegiatan itu terjadi, antara lain Ekologi, suasana, teknologi, budaya, psikososial lingkungan. Maka sangat penting untuk mengetahui “profile Kapasitas dan Kompetensi seseorang pegawai ASN, bagi kepentingan efektifitas bekerja sama, pengembangan potensi kinerja maupun mengantisipasi atas potensi hambatan kerja seseorang dalam kerja sama berbagai pihak.

Sumber Informasi tentang Hanibal Hamidi yang digali dan dianalisa dari teman, keluarga, mitra kerjanya disertai dengan bukti-bukti faktual baik tertulis atau terekam melalui kamera serta pernyataan langsung dari Hanibal Hamidi sendiri dan atau pihak yang terkait. Diharapkan semua informasi tentang Hanibal Hamidi, selaku pejabat teknokrasi pemerintahan dapat bermanfaat bagi kita semua, amin.

Untuk lebih jelasnya kami lampirkan dalam format PDF pada link di bawah ini

  1. Riwayat Hidup Hanibal Hamidi
  2. profil Hanibal Hamidi

Koreksi dan masukan, kepada kami sebagai tim penyusun profile ini, kami berterima kasih. Sedangkan koreksi dan masukan pada Hanibal Hamidi, dapat di alamatkan pada alamat email hanibal2412@gmail.com.

Salam Merdesa

Tim Kerja Hak Dasar

Laporan Akhir Pelaksanaan Program P2DTK 2006-2012 oleh NMC-P2DTK (Report of Support for Poor and Dissadvantaged Areas Program, 2006-2012)

https://www.scribd.com/doc/120975945/Laporan-Akhir-Pelaksanaan-Program-P2DTK-2006-2012-oleh-NMC-P2DTK-Report-of-Support-for-Poor-and-Dissadvantaged-Areas-Program-2006-2012

Salam Kejuangan Nusantara Pembangunan Yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Desa

Hanibal H

Direktorat Pelayanan Sosial Dasar
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

Hanibal2464
#HibahDiriTukDesa
Blog; perdesaansehat.com

Blog at WordPress.com.

Up ↑